Tentang SARS di kampus AIT

| | Comments (0)

Tentang SARS di kampus AIT

Penyakit SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome beberapa bulan terakhir ini memang jadi topik hangat di Asia. Penyakit yang menyerang paru2 ini dikabarkan menelan banyak korban dan tersebar dengan cepat di negara Cina, Taiwan, Hongkong, Vietnam dan Singapura. Gue ngga akan cerita tentang apa dan bagaimana penyakit ini lah, udah banyak artikel di internet yang tersebar mengenai ini seperti di websitenya WHO (World Health Organization) atau CDC (Center for Desease Control and Prevention - US Dept. of Healt and Human Services). Yang pengen gue ceritain adalah gimana kampus gue sempet 'Siaga 1' dengan adanya isu mengenai penyakit ini.

Kampus gue, Asian Institute of Technology, letaknya diluar kota bangkok - Thailand. Mahasiswa di kampus ini umumnya berasal dari negara2 Asia diantaranya Thailand, India, Vietnam, China, Taiwan, dll. Populasi mahasiswa Vietnam cukup banyak, selain itu dosen2 AIT cukup sering bepergian ke Vietnam, karena AIT memiliki banyak kerjasama dengan instansi di Vietnam. Sehingga ketika berita mengenai penyakit SARS ini merebak, cukup menimbulkan kepanikan di dalam civitas akademika AIT. Ya karna itu tadi, frekuensi orang AIT yang keluar-masuk Vietnam (tepatnya Hanoi) cukup sering.

Untuk menghindari berjangkitnya penyakit, pejabat kampus mengeluarkan aturan sbb:
1. Seluruh warga AIT yang baru mengunjungi 5 negara yang dinyatakan ber-SARS seperti Vietnam (Hanoi), China, Hongkong, Taiwan dan Singapura DILARANG melakukan kegiatan (masuk kantor atau kuliah) di jurusan selama 2 minggu dan harus segera memeriksakan diri ke klinik. Untuk mahasiswa bahkan disediakan dorm khusus untuk mengkarantinakan diri.
2. Dilarang menerima kunjungan orang2 yang berasal dari negara2 tersebut, termasuk orang tua atau keluarga bahkan dalam acara wisuda sekalipun. Jika keluarga ini tetap datang, mereka tidak diizinkan untuk memasuki auditorium wisuda.
3. Seluruh warga AIT disarankan menunda kunjungan ke negara2 tersebut, baik yang bersifat pribadi (pulang kampung) atau kegiatan lainnya. Jika terpaksa pergi, sekembali ke AIT harus melakukan karantina selama 2 minggu.

Dihari-hari pertama, begitu banyakk.. isu yang beredar, misalnya si A yang baru datang dari Hanoi terserang demam, atau ada 2 orang mahasiswa Vietnam yang positif terkena SARS dan dirawat di rumah sakit terdekat, macem2 deh! Orang2 jadi saling curiga, terutama dengan para warga 5 negara yang dinyatakan ber-SARS juga kepada orang2 yang baru mengunjungi negara2 tersebut. Masker mulai populer digunakan oleh orang2 yang bekerja dalam ruangan ber-AC dan dikunjungi banyak orang, seperti di toko buku, hotel kampus, grocery, dll. Keadaan diperburuk, dengan banyaknya orang yang tidak mengindahkan aturan untuk mengkarantinakan diri sendiri selama 2 minggu meskipun baru datang dari 5 negara tersebut, hal ini tentu menimbulkan keresahan bagi lingkungan kerja/kuliahnya dan kalo udah resah orang cenderung mudah emosi dong..! Tapi para 'pelanggar aturan karantina' ini umumnya melakukan itu karna mereka merasa sehat tidak tertular SARS dan juga mereka terpaksa harus tetap melakukan aktivitas, misalnya mahasiswa term akhir yang harus mengikuti sidang agar dapat diwisuda tepat waktu, sehingga pada saat sidang semua orang yang hadir menggunakan masker dan menghindari kontak dengan 'tertuduh' :) Kebayang deh, dosen2 pengujinya pada deg2an juga kali ya..

Untungnya pihak klinik juga cukup tanggap, isu2 yang beredar.. akhirnya dikonfirmasi bahwa itu semua benar2 isu, tidak ada warga kampus yang positif terkena SARS. Kemudian kantor Presiden (rektor) secara berkala mengupdate berita2 terbaru tentang SARS, serta senantiasa mengingatkan tentang perlunya sering2 mencuci tangan dengan sabun. Sehingga, semakin hari keadaan lebih tenang dan tidak tegang lagi. Hal ini juga seiring dengan informasi yang banyak dikeluarkan oleh badan2 resmi juga kali ya. jadi orang lebih tahu dan bisa melakukan tindakan preventif masing2.

Update terakhir, Vietnam katanya sudah menyatakan 'Bebas SARS'. Bagus deh.. semoga diikuti dengan berita2 baik dari negara lain.

:)

Leave a comment

About this Entry

This page contains a single entry by published on April 30, 2003 9:06 PM.

Tentang Sepeda di Kampus AIT was the previous entry in this blog.

Nginjek Bulu Babi Setelah bisulan is the next entry in this blog.

Find recent content on the main index or look in the archives to find all content.

Powered by Movable Type 4.01