Idul Fitri di Bangkok
1 Syawal 1424 Hijriyah ini adalah kedua kalinya kami berdua berlebaran di Bangkok. Jam 05.30 pagi, kami berdua meninggalkan rumah, menuju bis yang disediakan pihak KBRI untuk mengantar mahasiswa Indonesia di kampus AIT yang ingin berlebaran di Wisma Indonesia - Bangkok. Bis berangkat pukul 06.00 dan karna perjalanan cukup jauh ditambah kota Bangkok yang sudah macet sejak pagi harinya, kami semua baru tiba di KBRI tepat pukul 07.10 pagi. Masih cukup waktu untuk ikut bertakbir bersama, mengingat shalat Ied baru akan dimulai 07.45. Shalat Ied dimulai tepat waktu setelah pengumuman tentang jumlah zakat yang diterima dan sedekah selama tarawih di bulan Ramadhan, tak lupa sebelum shalat Imam mengingatkan tentang jumlah takbir adalah 7 kali di rakaat pertama dan 5 kali di rakaat kedua serta bacaan diantara dua takbir. Selesai shalat Ied yang khusyu, seluruh jamaah saling bersalaman dengan membuat lingkaran di lapangan shalat. Pas ketemu hubby langsung sungkem dan cipikika deh.. "Maafin gue ya nda.."
Habis salam-salaman, acara yang dinanti-nantikan telah tiba: Open House Wisma Indonesia (baca: makan-makan!). Makanan yang berlimpah ruah, mulai dari sate-lontong, gule-lontong, mie bakso, rujak, aneka ragam buah-buahan, es krim, cemil2an, soft drink dan lain-lain yang gue sampe lupa saking ngga sempet nyobain semuanya :) Dan karna acaranya di kebun, disediain juga tiker buat lesehan sambil ngobrol2 di rumput.. aaah, nyantei kan. Dan yang pasti sih foto2 deh. Tp, sempet kelewat foto berdua gue sama hubby dalam seragam idul fitri di KBRI.. hehe, ngga apa deh ya.
Setelah kenyang makan-makan, ngobrol-ngobrol dan foto-foto, kita pada genti baju. Soalnya seperti biasa setelah ied dan makan, dilanjutkan dengan acara pelesir lebaran. Kali ini tujuannya adalah Pantai Pattaya, mau main air dan liat UnderWorld Pattaya, smacem SeaWorld-nya Thailand. Sebelom pergi, kita pada iseng2 foto2 di depan KBRI, hehehe.. setelah sekian lama di Bangkok kayanya emang masih demen aja foto2 di depan KBRI. Dasar jiwa turis, kagak ada matinye!
Karna perjalanan cukup panjang (2 jam), di bis gue dan hubby sih sempet bobo. Setelah sampai di daerah Pattaya, kita mampir dulu ke mesjid untuk sholat dhuhur dan ashar (jama tadim diqasharkan). Mesjidnya besar juga, mengingatkan gue sama mesjid Itje di Tasik ;) Lalu, sampailah kita ke Underworld - Pattaya. Dari luar, asli!, tempatnya ngga menjanjikan banget. Padahal katanya sih paling besar di Asia Tenggara, tapi ngga kliatan sama sekali besarnya. Mana tiket masuk untuk turis nya mahal lagi (360 Baht = 72 ribu), bisa buat nonton film 3 kali di bioskop paling keren di Bangkok :). Tapi trus, kita negosiasi sama mbak2 di tempat tiket.. minta keringanan karna kita mahasiswa di Thailand. Soalnya di Thailand, tempat2 pariwisata memang memberlakukan 'double standard', jadi harga untuk turis domestik sama asing beda banget, Non-Thai bisa kena dua kali lipat dibanding orang Thai. Akhirnya nego berhasil, kita boleh masuk dengan harga Thai dengan nunjukin KTM. Sip deh!
Dan seperti kuduga sebelumnya, ternyata tempatnya ngga ada setengahnya SeaWorld - Ancol Jakarta. Ngga ada aquarium besar dimana kita bisa liat pertunjukkan penyelam yang ngasih makan ikan. Tapi karna suasana kebahagiaan lebaran yang memenuhi hati kami, tetep aja kita menikmati jalan2 dibawah terowongan akuarium sambil bercanda ria ;) memandangi berbagai macam ikan yang bentuknya aneh2. Oh iya, ada aquarium yang nampaknya didedikasikan untuk film 'Finding Nemo' lho.. disitu ada Nemo, Marlin dan Dori. Walopun ngga ada si ikan hiu Bruce :)
Puas dengan Underworld, kita meluncur menuju Pantai Pattaya yang terkenal itu. Saat ini Pantai Pattaya udah ngga terlalu terkenal dengan pantainya, tapi lebih ke kehidupan malamnya. Pantainya sempit, bahkan Kuta Bali jauh lebih lebar dan indah. Di sepanjang jalan yang sejajar pantai, berjejer pub, hotel, restoran dan tempat2 hiburan lainnya. Turis2 asing juga bertebaran, kebanyakan yang sudah cukup berumur :) Oya, salah satu yang terkenal disini adalah pertunjukan banci di Tiffany dan Alcazar, kita pernah nonton pertunjukan ini tahun lalu.. dan emang tu banci2 udah berubah total deh, jadi cantik2 dan sexy!
Karna acara bebas, gue sama hubby jalan2 sambil jajan makanan2 pinggir pantai Pattaya. Kita beli sate-ampela-ayam-bakar yang dibumbuin.. ugh, enak banget lo! Dan harganya normal, ngga mentang2 di Pattaya trus jadi mahal gitu. Trus, kita mampir ke Hard Rock cafe - Pattaya. Ke toko nya doang sih, beli mug dan gantungan kunci. Tokonya ini cukup besar, paling engga dibanding toko souvenir di HRC Bangkok, dan camperenik (benda2 kecil)-nya juga lebih beragam. Tak lupa, sebagai turis yang baik dan benar, kita foto2 dulu di depan logo HRC Pattaya ;)
Dari HRC, lanjut jajan lagi.. noodle soup sama somtam (papaya salad) yang puedees tenan! Bibir kita sampe dower rasanya :P Trus trus, ke pantai.. main air sama Sekar dan foto lagi :) sebelum akhirnya menuju bis dan siap2 pulang ke bangkok.
Jam 9 malem, kita udah di rumah lagi... Cape tapi senang. Trus, gue siap2in masakan lebaran yang udah disiapin sehari sebelumnya: kari daging, teri-kacang, sambel goreng ati dan capcay. Mmm... enak juga ternyata :P Mungkin karna kita kecapean dan laper juga.. hehe. Aneh juga ya.. kalo udah ngga puasa tuh, rasanya laper mulu.. :P
Demikianlah, dari Bangkok melaporkan!
:)













Manusia di lahirkan bukan nya untuk menyombongkan diri. aku adalaha orang yang paling anti dengan pekumpulan orang pejabat indonesia yang tinggal di luar negri. merka adalah orang2 yang paling jahat di dunia ini adalah orang2 pejabat indonesia yang hidupannya hanya perpoya2 dan selalu pesta dengan penghamburan uang rakyant pejabat2 indoneiasia adalah pemaling bangsanya. korupsi yang sudah berdarah daging yang tidak bisa di sembuhkan lagi.
Selamat Lebaran ya. Ini juga lebaran pertama saya di Madison. Tapi komunitas Indonesia disini ga banyak. dan karena musim ujian, abis solat, makan2, langsung ke perpus lagi buat belajar. Kecian deh kite...
Pattaya makes an all-out attempt to provide the best of everything. Here, everything means everything a tourist can imagine while on holiday such as recreation, entertainment, water sports, and sightseeing.
By day, Pattaya is alive with water sports action, while come nighttime the place is equally active as vacationers flock to the resort’s neon-bars, discos, nightclubs and restaurants.
Common people in Pattaya also use songthaews for moving around. Fares are written at the back of every taxi. These vehicles continually ply the Pattaya Beach Road and Pattaya 2 Road in counter clockwise circuits.
If you are suffering with critical illness you better take necessary medication pill with you.What to Pack for Pattaya Although Pattaya has proper healthcare facilities, if would be better in critical times if you have your medication tablets on you.
While in Pattaya malls, you can lunch or dinner at international food chain restaurants. You can cool yourselves in the ice-cream parlors.
Pattaya, a picturesque seaside resort, is located about 165 km southeast of Bangkok, in Chon Buri Province of Thailand, between 12?55'39"N latitude and 100?52'31"E longitude.
Motorbike-taxis are the best option it one wants to reach somewhere quickly or conveniently. One can find motorbike taxis in every street of Pattaya, no matter how small it is
Pattaya hosts several contemporary attractions which keep visitors entertained. Some of these sights are Underwater World, a marine aquarium; the Museum of Bottle art, displaying miniature art such as Dutch windmills and Thai temples, all within glass bottles
Khao Pattaya is a small hill which offers panoramic view of Pattaya City and Pattaya Bay. A Buddha idol is also located at the top. An asphalt road leads one to the top of the hill. It is also the site of the Naval Sor Tor Ror radio station.
Known squash courts in Pattaya are the Cherry Tree pub on the Siam Country Club Golf Course road, the Dusit Resort Pattaya, and Ambassador City, Jomtien.
Fresh water skiing can be enjoyed in Pattaya. It is a popular sport on Jomtein Beach and some parts of Pattaya Beach.
Most international tourists to Pattaya land at Suwarnabhumi Airport of Bangkok. They can hire taxis which would take more than one hour to reach Pattaya.
Parasailing in Pattaya Bay gives one unforgettable memories. The parasailors take the boats from the Bali Hi Pier. The boats take the sailors to the pontoons. Parasailing can't be enjoyed on windy days.
American troops participating in Vietnam War used Pattaya as their relaxation centre. Thanks to continuous visits by US soldiers, accommodation, shops, bars and services grew constantly in Pattaya.
Thai greet the people with higher rank with a 'wai', a submissive and graceful bringing together of the hands to the chest. For showing ultimum respect, folded hands are brought beneath the nose. Social grace is paramount in Thai society. The Thais always try to keep strangers at ease.
Pattaya is located at the seacoast and seafood comes naturally to it. Seafood of Pattaya is known for its variety and savoury taste. Long coastline of the country provides fresh supplies of fish, prawns, crabs, oysters and shellfish.
Most international tourists to Pattaya land at Suwarnabhumi Airport of Bangkok. They can hire taxis which would take more than one hour to reach Pattaya.
Pattaya Railway Station is located north of Sukhumvit Rd close to the Siam Country Club. A train operates daily from Hualamphong railway station of Bangkokg for Pattaya. The train takes five hours to complete its journey.
Once in Pattaya, not forget to visit Koh Larn, an island of lovely white sand and crystal clear blue water. You would feel refreshed in the rejuvenating atmosphere.You would also get a change from the hectic activities of Pattaya town.
Yeah, I do love Thailand and its places and especially Phuket and those hotell there. Keep it rollin'!